www.lampungpagi.com
06:11 WIB - Rumah dan Satu Unit Mobil Xenia Hangus Dilalap Sijago Merah | 08:12 WIB - Penyelenggaraan Lomba Sekolah Sehat Terus Memicu Perbaikan | 08:04 WIB - Wapres Jusuf Kalla Akan Membuka Rakernas Tarbiyah di Lampung | 08:00 WIB - Pemprov Lampung Dukung Pengurus Persi Cegah Penyakit Ginjal | 07:56 WIB - Dinas PUPR Provinsi Lampung Gelar Bimtek Jalan dan Jembatan | 07:50 WIB - Balitbangda Tangkap Peluang Riset Pengembangan Kopi Robusta
 
Ditangkap OTT KPK, Bupati Asal PDIP Ini Beri Salam Tiga Jari
Rabu, 06/06/2018 - 05:37:37 WIB
Foto: Ist
TERKAIT:
 
  • Ditangkap OTT KPK, Bupati Asal PDIP Ini Beri Salam Tiga Jari
  •  

    LAMPUNGPAGI.COM -- Bupati Purbalingga, Tasdi yang ditangkap KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) memamerkan pose salam metal. Setidaknya ada 3 momen Tasdi mengacungkan tiga jari.

    Pose salam metal pertama ditunjukkan Tasdi saat akan dibawa ke Jakarta dengan kereta api di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (4/6) kemarin. Ia mengacungkan 3 jarinya ke arah para para wartawan sambil berjalan ke kereta api.

    Berikutnya, Tasdi kembali menunjukkan salam metal saat tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018) pagi. Tasdi menunjukkan pose salam metal saat masuk ke dalam lobi KPK.

    Kelakuan Tasdi yang berasal dari PDIP ini pun memicu tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya dari pakar gestur, Handoko Gani, yang menilai salam metal Tasdi itu "sok berani".

    "Ini kemungkinan adalah gestur sok berani, karena sebenarnya ada rasa takut," ujar Handoko.

    Penilaian itu diberikannya usai melihat video kedatangan Tasdi di KPK yang menunjukkan adanya teriakan kepada Tasdi agar membuka masker. Menurutnya, Tasdi sengaja menunjukkan pose salam metal agar dianggap baik-baik saja meski sebenarnya merasa takut.

    "Jadi peristiwa ini diawali dengan permintaan seseorang, Buka maskernya itu, aduh, biar tenar dikit lah! Barulah dia mengacungkan salam metal," ucap Handoko

    "Karena di otak banyak emosi dan rasa takut, maka gerakan tubuhnya tidak selaras," sambungnya dilansir detik.com.

    Salam metal sendiri kerap digunakan partai asal Tasdi, PDIP, yang mendapat nomor urut tiga di Pemilu 2019. Gestur metal dengan jari kelingking, telunjuk, dan jempol diangkat adalah lambang nomor urut tiga PDIP, meski entah apakah itu yang dimaksud Tasdi lewat salam metalnya atau bukan.

    Kini, Tasdi telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap fee proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center. Tasdi diduga menerima Rp 100 juta sebagai bagian dari commitment fee sebesar Rp 500 juta atau 2,5 persen dari nilai proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center.

    Selain Tasdi, KPK juga menetapkan Kepala ULP Pemkab Purbalingga Hadi Kiswanto sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan, tersangka pemberi uang yaitu Hamdani Kosen, Librata Nababan, dan Ardirawinata sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Saat OTT, KPK menyita barang bukti Rp 100 juta serta menyegel 1 unit mobil yang diduga digunakan saat penerimaan suap.

    Saat ditahan KPK, lagi-lagi Tasdi menunjukkan pose salam metal. Sayangnya, ia tetap bungkam soal maksud dirinya 3 kali memperlihatkan salam metal itu. **


    Editor: Redaksi



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan kirim ke: Redaksi: Jln. Urip Sumoharjo No.130 Bandar Lampung
    Telp. (0721) 5602599 Fax. (0721) 5602599
    Email: lampung.pagi@gmail.com, lampungpagimedia@gmail.com.
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Ditangkap OTT KPK, Bupati Asal PDIP Ini Beri Salam Tiga Jari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    SALAM PAGI

    DISKUALIFIKASI OTAK POLITIK UANG DAN KECURANGAN PILKADA
     
     
     
     
    Kanal & Rubrik : Politik Orkes Hukrim Ekbis Pemerintahan Pendidikan Pariwisata Umum
    Internasional Salam Pagi

    © 2016 PT. Lampung Pagi Media, All Rights Reserved
    Lampung : Bandar Lampung Lampung Barat Lampung Selatan Lampung Tengah Lampung Timur
    Lampung Utara Mesuji Metro Pesawaran Pesisir Barat Pringsewu Tanggamus
    Tulang Bawang Tulang Bawang Barat Way Kanan
    Management : Redaksi Disclaimer Dewan Pers